Contoh Rundown Camping Outbound 2 Hari 1 Malam untuk Perusahaan

• rundown-camping-outbound-malam-kebersamaan

Rundown camping outbound adalah susunan waktu yang mengatur seluruh rangkaian kegiatan camping dan outbound, mulai dari kedatangan, briefing, aktivitas utama, makan, aktivitas malam, istirahat, kegiatan pagi, hingga check-out.

Rundown perlu menyesuaikan kondisi venue, jumlah peserta, durasi perjalanan, cuaca, dan fasilitas yang tersedia.

Menyusun jadwal camping untuk satu rombongan kantor kelihatannya gampang, sampai muncul pertanyaan-pertanyaan kecil.

Peserta tiba jam berapa, tenda dibagi kapan, dan ibadah sore dilakukan di sela acara yang mana. Artikel ini memberi contoh rundown camping outbound 2D1N yang bisa dijadikan kerangka, lengkap dengan alasan di balik setiap blok waktunya.

Contoh jadwal di bawah mengacu pada Paket Camping Outbound Malang dari Katun Outbound Adventure, yaitu program 2 Hari 1 Malam yang menggabungkan bermalam di tenda dengan simulasi outbound team building, fun games, dan malam kebersamaan.

Jam dan durasi tetap bisa digeser sesuai kondisi rombongan Anda.

Apa Itu Rundown Camping Outbound

Rundown camping outbound adalah pegangan waktu bersama bagi panitia, fasilitator, tim katering, dan peserta, supaya semua pihak tahu apa yang terjadi pada jam berapa dan siapa yang bertanggung jawab.

Bedanya dengan rundown acara kantor biasa, rundown camping harus memikirkan hal-hal yang tidak ada di ruang rapat.

Ada pembagian tenda, kebutuhan bersih-bersih, makan di area terbuka, dan waktu tidur di alam. Karena itu, rundown camping outbound bukan sekadar daftar permainan, melainkan peta ritme satu setengah hari kegiatan.

Rundown seperti ini dipakai oleh rombongan korporat, instansi pemerintah, sekolah, dan komunitas yang ingin mengemas gathering lebih santai tetapi tetap terarah.

Untuk gambaran konsep besarnya, Anda bisa membaca konsep camping 2 hari 1 malam sebelum masuk ke jadwal.

Baca juga:Contoh Rundown Company Gathering 1 Hari untuk Perusahaan

Prinsip Menyusun Rundown Camping Outbound yang Realistis

Rundown yang baik mengikuti urutan alami kegiatan camping, dari tiba di lokasi sampai pulang, dengan jeda yang cukup di antara sesi. Urutan dasarnya terdiri dari dua belas tahap berikut.

  • Arrival atau kedatangan
  • Briefing venue dan keselamatan
  • Setup tenda dan pembagian peserta
  • Aktivitas utama outbound
  • Makan
  • Rest atau istirahat
  • Night activity
  • Sleep atau waktu tidur
  • Morning activity
  • Breakfast
  • Closing
  • Checkout

Fase Kedatangan dan Persiapan

Tahap kedatangan sampai setup adalah fondasi jadwal. Rombongan perlu registrasi, pembagian tenda, dan penjelasan aturan perkemahan sebelum aktivitas dimulai. Jika tahap ini dipadatkan, seluruh jadwal sesudahnya ikut terdorong.

Fase Aktivitas dan Makan

Aktivitas outbound sebaiknya ditempatkan saat energi peserta masih baik, dengan makan dan istirahat sebagai penyeimbang.

Sesi ice breaking, pembentukan kelompok, dan team building games biasanya dijalankan lebih dulu, sebelum peserta lelah.

Fase Malam dan Istirahat

Malam hari adalah ruang untuk kebersamaan, bukan tambahan permainan. Acara santai di sekitar api unggun, coffee break, refleksi, dan doorprize cukup untuk membuat suasana cair.

Setelah itu, beri waktu tidur yang memadai agar esok paginya peserta tidak kehabisan tenaga.

Fase Pagi dan Penutupan

Pagi hari cocok untuk aktivitas ringan yang membuat tubuh segar. Berikutnya sarapan, permainan atau trekking santai, packing, refleksi akhir, foto bersama, lalu checkout.

Setelah urutan dasar terbentuk, barulah angka jam diisi. Cara paling aman adalah menghitung mundur dari jam checkout dan maju dari jam kedatangan, lalu memastikan tidak ada blok yang saling bertabrakan. Dengan begitu, panitia bisa melihat sejak awal bagian mana yang terlalu rapat.

•rundown-camping-outbound-pagi-hari
rundown-camping-outbound-pagi-hari

Contoh Rundown Camping Outbound Hari Pertama

Hari pertama berisi kedatangan, outbound, dan malam kebersamaan, dengan jeda bersih-bersih sebelum makan malam.

Berikut contoh jadwal Day 1 yang dapat disesuaikan dengan waktu tempuh rombongan.

Sebelum menyalin jadwal ini, tentukan dulu apa yang ingin dicapai acara. Untuk gathering yang menekankan keakraban, porsi malam kebersamaan bisa diperpanjang.

Untuk acara yang menekankan kerja sama tim, sesi outbound sore dapat diperdalam, selama jeda istirahat tetap dijaga.

Kedatangan sampai Outbound

  • 00 – 14.00 (60 menit), Arrival dan Welcome Drink. Rombongan tiba di camping ground, mendapat pembagian tenda, dan registrasi. Pelaksana: panitia dan tim Katun.
  • 00 – 14.30 (30 menit), Briefing Venue dan Safety. Penjelasan aturan perkemahan, safety briefing, dan pengondisian barang. Pelaksana: lead facilitator Katun.
  • 30 – 17.00 (150 menit), Outbound dan Team Building. Sesi ice breaking, pembentukan kelompok, dan simulasi team building games. Pelaksana: tim instruktur Katun.

Jam kedatangan pada contoh ini adalah siang hari. Jika rombongan menempuh perjalanan lebih jauh, tahap arrival sebaiknya diberi waktu lebih longgar dan sesi outbound digeser.

Istirahat sampai Malam Kebersamaan

  • 00 – 18.30 (90 menit), Clean Up dan Rest. Peserta bersih-bersih, beribadah, dan beristirahat pribadi. Pelaksana: mandiri atau panitia.
  • 30 – 19.30 (60 menit), Dinner Time. Makan malam bersama (makan ke-1) di area terbuka perkemahan. Pelaksana: tim katering atau Katun.
  • 30 – 21.30 (120 menit), Night Activity dan Coffee Break. Acara kebersamaan di sekitar api unggun, coffee break, refleksi, dan doorprize. Pelaksana: MC dan lead facilitator.
  • 30 – 05.00 (450 menit), Rest dan Sleep Time. Istirahat malam di tenda masing-masing pada silencing time. Pelaksana: seluruh peserta.

Perhatikan jeda 90 menit pada sore hari. Blok ini berfungsi sebagai buffer antara aktivitas fisik dan makan malam, sehingga peserta punya waktu bersih diri dan beribadah tanpa terburu-buru.

Pemisahan antara night activity dan waktu tidur juga disengaja. Acara malam berakhir pukul 21.30 agar peserta bisa beristirahat sampai pagi.

Baca juga:Cara Menyusun Gathering Perusahaan dari Konsep hingga Pelaksanaan

Contoh Rundown Camping Outbound Hari Kedua

Hari kedua berisi aktivitas pagi yang ringan, sarapan, permainan atau trekking santai, lalu packing dan penutupan.

Contoh jadwal Day 2 berikut disusun agar rombongan tidak terburu-buru saat checkout.

  • 30 – 06.30 (60 menit), Morning Activity dan Fresh Air. Senam pagi ringan, pemanasan, dan menikmati udara segar perkemahan. Pelaksana: tim instruktur Katun.
  • 30 – 07.30 (60 menit), Breakfast Time. Makan pagi bersama (makan ke-2) dan minum teh atau kopi hangat. Pelaksana: tim katering atau Katun.
  • 30 – 09.30 (120 menit), Fun Games dan Trekking. Permainan kebersamaan ringan atau trekking santai menuju air terjun atau pantai. Pelaksana: tim instruktur Katun.
  • 30 – 10.30 (60 menit), Packing dan Debriefing. Persiapan kepulangan, pembongkaran perlengkapan pribadi, dan refleksi akhir. Pelaksana: panitia dan fasilitator.
  • 30 – 11.00 (30 menit), Closing dan Photo Session. Foto bersama seluruh peserta, penutupan resmi acara, dan checkout. Pelaksana: MC dan seluruh peserta.

Aktivitas pagi sengaja dibuat ringan. Setelah semalam bermalam di tenda, kondisi peserta bisa berbeda-beda, sehingga senam ringan dan permainan santai lebih aman dibanding aktivitas yang menguras tenaga.

Fasilitas Apa Saja yang Mendukung Rundown Ini

Rundown di atas berjalan lancar karena logistik menginap, konsumsi, dan program sudah disiapkan terpadu.

Dalam Paket Camping Outbound Malang, kebutuhan tersebut dikelompokkan ke tiga bagian.

  • Perlengkapan menginap: tenda berkapasitas 3 sampai 4 orang, sleeping bag untuk setiap peserta, dan matras perkemahan.
  • Konsumsi dan logistik: makan 2 kali, 1 kali coffee break, dan pasokan air mineral.
  • Program dan aset venue: program outbound dan games, tiket masuk beserta camp fee, dan fasilitas saniter venue.

Paket ini ditujukan untuk rombongan dengan jumlah minimal 20 peserta. Jumlah tersebut cukup ideal untuk membentuk kelompok simulasi games.

Seluruh perizinan lokasi ditangani langsung oleh Katun, sehingga panitia tidak perlu mengurus izin sendiri.

Venue Mana yang Cocok untuk Rundown Camping Outbound

Pilihan venue memengaruhi rundown, terutama untuk waktu tempuh, suasana malam, dan aktivitas pagi.

Katun menyiapkan beberapa lokasi perkemahan dengan karakter berbeda.

  • Bumi Perkemahan Coban Rondo, Pujon, Malang: berudara dingin dengan latar air terjun dan hutan pinus lereng Kawi. Tersedia toilet bersih, musala, pasokan listrik, dan akses bus pariwisata.
  • Bumi Perkemahan Coban Talun, Bumiaji, Batu: berada di kawasan hutan lindung Perhutani lereng Gunung Arjuno, cocok dipadukan dengan fun offroad jeep 4×4.
  • Pantai Kondang Merak, Malang Selatan: lokasi beach camping di tepi pantai pasir putih kecoklatan dengan ombak tenang.
  • Kawasan Trawas dan Tretes, Mojokerto atau Pasuruan: alternatif perkemahan pegunungan sejuk bagi rombongan dari arah Surabaya.

Trekking santai pada Day 2 misalnya, cocok dengan venue yang dekat air terjun atau pantai.

Karena itu, aktivitas pagi sebaiknya dicocokkan dengan lokasi yang dipilih. Untuk melihat pilihan program lengkapnya, kunjungi halaman program camping dan program outbound.

Contingency Plan Jika Hujan di Lokasi Camping

Rencana cadangan hujan bergantung pada venue yang dipakai, karena setiap camping ground memiliki fasilitas berteduh yang berbeda.

Di kawasan pegunungan maupun pesisir, cuaca bisa berubah sewaktu-waktu, jadi rundown sebaiknya fleksibel.

Beberapa langkah antisipasi yang umum dilakukan:

  • Memindahkan aktivitas ke area terlindung, misalnya aula atau pendopo yang tersedia di camping ground, untuk sesi diskusi, makan, atau night activity.
  • Mengurangi aktivitas outdoor atau menyesuaikan durasinya.
  • Mengubah urutan kegiatan, misalnya menukar sesi lapangan dengan acara yang bisa dilakukan di tempat berteduh.
  • Mengalihkan simulasi lapangan ke fun games semi-terlindung.
  • Menyediakan buffer waktu supaya perubahan jadwal tidak menimbulkan efek domino.
  • Melakukan briefing ulang kepada peserta jika jadwal berubah.
  • Memastikan tenda dilapisi flysheet kedap air dan ditata di tanah dengan resapan air yang baik.

Intinya, rencana hujan bukan berarti acara dibatalkan, melainkan jadwal yang punya jalur cadangan. Hubungi tim Katun untuk membahas skema yang paling sesuai dengan venue pilihan Anda.

Satu kebiasaan baik adalah membahas skenario hujan bersama fasilitator sebelum hari H.

Dengan begitu, begitu cuaca berubah, keputusan bisa diambil cepat dan peserta tidak menunggu tanpa kepastian.

Kesalahan Umum Saat Membuat Rundown Camping

Kesalahan paling sering dalam rundown camping adalah jadwal yang terlalu rapat dan tidak memberi ruang bernapas. Berikut yang perlu dihindari.

  • Jadwal terlalu padat. Memaksa banyak permainan, terutama di malam hari, membuat peserta kelelahan saat menginap.
  • Tidak memberi buffer. Tanpa jeda, satu sesi yang molor akan menggeser seluruh acara.
  • Mengabaikan perjalanan. Waktu tempuh rombongan menentukan jam arrival yang realistis.
  • Tidak menghitung setup. Pembagian tenda dan registrasi membutuhkan waktu tersendiri.
  • Tidak mempertimbangkan cuaca. Jadwal tanpa rencana hujan rawan berantakan.
  • Tidak mempertimbangkan kondisi peserta. Peserta yang lelah setelah perjalanan butuh aktivitas yang lebih ringan.
  • Mengabaikan karakter saniter venue. Rasio toilet bersih dan pasokan air harus memadai untuk jumlah peserta.
  • Peralatan tidak lengkap. Tanpa sleeping bag atau matras yang layak, peserta kedinginan saat malam.

Jika Anda sedang merancang gathering secara keseluruhan, baca juga camping outbound Malang untuk group dan camping gathering perusahaan.

Bisakah Rundown Dikombinasikan dengan Rafting, Offroad, atau Paintball

Bisa. Camping bermalam dapat dikombinasikan dengan rafting Sungai Brantas 10 km, fun offroad jeep 4×4, maupun paintball wargame.

Namun, tambahan aktivitas berarti tambahan waktu, perpindahan, dan tenaga peserta. Rundown perlu disusun ulang agar tidak terlalu padat, terutama jika semua dikerjakan dalam format 2D1N.

Pelajari pilihan program gabungan melalui halaman team building, company outing, dan corporate gathering.

Scroll to Top