contoh pelaksanaan program outbound, gathering, dan team building yang pernah dijalankan Katun Outbound Adventure di Kota Batu, untuk perusahaan swasta, instansi pemerintah, lembaga desa, organisasi mahasiswa, dan sekolah.
Setiap contoh memuat konteks, aktivitas, dan peran Katun, sehingga Anda bisa menilai kecocokan program, bukan sekadar melihat foto.
Bayangkan Anda staf HRD yang baru diminta atasan mencari vendor team building. Anda membuka lima situs, dan kelimanya terlihat sama: foto orang tertawa, kata “solid”, kata “kompak”, kata “seru”. Pertanyaan yang sebenarnya penting malah jarang terjawab. Kegiatannya dijalankan seperti apa, sih?
Artikel ini mencoba menjawabnya lewat contoh nyata dari dokumentasi Katun. Ada satu catatan jujur di depan. Tanggal pelaksanaan, jumlah peserta, dan angka hasil yang belum terverifikasi tidak kami tampilkan, karena lebih baik kosong daripada dikarang.
Contoh di sini juga bukan janji bahwa program yang sama pasti cocok untuk perusahaan Anda. Fungsinya sebagai bahan pembanding.
Baca juga:Informasi Layanan, Proses, dan Pengalaman Kegiatan
Contoh Program Berdasarkan Tujuan
Cara paling berguna membaca contoh kegiatan adalah lewat tujuannya. Foto paintball dan foto rafting bisa terlihat sama serunya, padahal kebutuhan di baliknya berbeda. Berikut pengelompokan kasus yang benar-benar ada di dokumentasi Katun.
Kebersamaan dan Interaksi
Rajawali Group menjalankan team activity dan corporate gathering di Batu dengan tujuan membangun tim yang solid, komunikasi yang cair, dan rasa kebersamaan.
Di sisi sekolah, SD Gracia Nusantara memilih program outbound anak, sedangkan siswa kelas 8 SMP Immanuel menjalani outing class di Batu. Kedua format sekolah ini menekankan kegiatan bersama di luar ruang kelas.
Komunikasi dan Kolaborasi
Dinas PU Sidoarjo memadukan paintball wargame dan rafting Sungai Brantas untuk memperkuat teamwork. Kedua aktivitas ini sama-sama sulit diselesaikan sendirian.
Di lapangan paintball, anggota tim harus berbagi informasi posisi. Di perahu karet, semua orang mendayung dengan irama yang sama. Desain seperti inilah yang dicari ketika tujuan utamanya kolaborasi.
Problem Solving dan Koordinasi
AIESEC Universitas Brawijaya memilih paintball wargame untuk melatih strategi, taktik, dan kepemimpinan organisasi. Paket paintball Katun tersedia dalam pilihan 50 peluru dan 150 peluru, dengan format simulasi taktis wargame atau war game misi.
Format misi cocok bagi kelompok yang ingin latihan membagi peran dan mengambil keputusan di bawah tekanan waktu.
Gathering yang Memadukan Beberapa Aktivitas
PT Indonesia Mapan Perkasa menggelar family gathering dan outbound di Lembah Tumpang Resort.
Susunannya menarik karena memadukan sesi rapat dan motivasi pada malam hari dengan permainan kelompok pada pagi hari, termasuk permainan Ayam Itik dan Estafet Air.
Rajawali Group juga masuk kelompok ini karena kegiatan timnya dikemas sebagai corporate gathering.
Pelatihan Teknis yang Dipadukan dengan Outbound
BUMDESMA Kraton Pasuruan menggabungkan pelatihan budidaya sayuran dengan outbound di Batu. Tujuannya ganda, yaitu meningkatkan keahlian produktif dan mempererat soliditas pengurus desa.
Ini contoh bahwa outbound tidak harus berdiri sendiri. Ia bisa menjadi pasangan dari agenda belajar yang lebih teknis.
Studi Kasus Kegiatan Pilihan
Setiap kasus berikut memakai format yang sama. Bagian yang datanya belum terverifikasi atau belum boleh dipublikasikan ditulis apa adanya, tidak diisi dengan perkiraan.
Rajawali Group dan Team Activity di Batu
- Konteks kegiatan: perusahaan swasta, Rajawali Group.
- Tujuan kegiatan: membangun tim yang solid, komunikasi, dan kebersamaan.
- Jumlah peserta: tidak dipublikasikan.
- Lokasi dan durasi: Kota Batu. Durasi tidak dipublikasikan.
- Rangkaian aktivitas: tercatat sebagai team activity dan corporate gathering. Urutan permainan per sesi belum dipublikasikan.
- Peran Katun: penyelenggara kegiatan team activity dan corporate gathering.
- Hasil atau umpan balik: belum ada testimoni atau data terukur yang dapat dipublikasikan.
- Layanan terkait: program team building perusahaan dan layanan corporate gathering.
Dinas PU Sidoarjo dengan Paintball dan Rafting Brantas
- Konteks kegiatan: instansi pemerintah, Dinas PU Sidoarjo.
- Tujuan kegiatan: memperkuat teamwork antarpegawai.
- Jumlah peserta: tidak dipublikasikan.
- Lokasi dan durasi: Kota Batu. Durasi tidak dipublikasikan.
- Rangkaian aktivitas: paintball wargame dan rafting Sungai Brantas. Sebagai gambaran spesifikasi paketnya, rafting Katun menempuh rute sekitar 10 km dengan tingkat kesulitan grade 3, didampingi guide dan tim rescue.
- Peran Katun: penyelenggara program outbound instansi yang menggabungkan dua aktivitas tersebut.
- Catatan pelaksanaan: untuk kegiatan berisiko seperti ini, Katun menyebut penggunaan peralatan safety standar nasional, antara lain goggles, body protector, helm, dan pelampung.
- Hasil atau umpan balik: belum ada data terukur atau testimoni yang dipublikasikan.
- Layanan terkait: pilihan paket outbound.
BUMDESMA Kraton Pasuruan dengan Pelatihan dan Outbound
- Konteks kegiatan: lembaga desa dan komunitas, BUMDESMA Kraton, Pasuruan.
- Tujuan kegiatan: meningkatkan keahlian produktif dan soliditas pengurus.
- Jumlah peserta: tidak dipublikasikan.
- Lokasi dan durasi: Kota Batu. Durasi tidak dipublikasikan.
- Rangkaian aktivitas: pelatihan sayuran yang dilanjutkan dengan outbound kebersamaan.
- Peran Katun: penyelenggara paket pelatihan dan outbound.
- Hasil atau umpan balik: belum ada data terukur yang dipublikasikan.
- Layanan terkait: program team building perusahaan dan pilihan paket outbound.
AIESEC Universitas Brawijaya dengan Paintball Taktis
- Konteks kegiatan: organisasi mahasiswa, AIESEC Universitas Brawijaya.
- Tujuan kegiatan: melatih strategi, taktik, dan kepemimpinan.
- Jumlah peserta: tidak dipublikasikan.
- Lokasi dan durasi: Kota Batu. Durasi tidak dipublikasikan.
- Rangkaian aktivitas: paintball wargame.
- Peran Katun: penyelenggara kegiatan paintball wargame.
- Hasil atau umpan balik: belum ada testimoni yang dipublikasikan.
- Layanan terkait: pilihan paket outbound.
Sektor Pendidikan dari SD sampai SMA
- Konteks kegiatan: tiga lembaga sekolah, yaitu SD Gracia Nusantara, SMA Al-Izzah IIBS Batu, dan SMP Immanuel (kelas 8).
- Tujuan kegiatan: tujuan rinci setiap sekolah belum dipublikasikan.
- Jumlah peserta: tidak dipublikasikan.
- Lokasi dan durasi: Kota Batu. Durasi tidak dipublikasikan.
- Rangkaian aktivitas: SD Gracia Nusantara mengikuti outbound anak berupa kids fun games. SMA Al-Izzah mengikuti kombinasi paintball dan rafting Sungai Brantas. SMP Immanuel menjalani outdoor atau outing class.
- Peran Katun: penyelenggara program outbound anak dan school adventure.
- Catatan pelaksanaan: foto kegiatan siswa tidak ditampilkan tanpa izin tertulis dari pihak sekolah.
- Hasil atau umpan balik: belum ada testimoni yang dipublikasikan.
- Layanan terkait: pilihan paket outbound.
PT Indonesia Mapan Perkasa dan Family Gathering di Lembah Tumpang
- Konteks kegiatan: perusahaan, PT Indonesia Mapan Perkasa, dalam format family gathering.
- Tujuan kegiatan: kebersamaan dan keakraban dalam acara gathering keluarga perusahaan.
- Jumlah peserta: tidak dipublikasikan.
- Lokasi dan durasi: Lembah Tumpang Resort. Durasi tidak dipublikasikan.
- Rangkaian aktivitas: rapat dan sesi motivasi pada malam hari, dilanjutkan permainan kelompok pada pagi hari, antara lain Ayam Itik dan Estafet Air.
- Peran Katun: pembagian peran rinci pada acara ini belum dipublikasikan, sehingga tidak kami tuliskan.
- Hasil atau umpan balik: belum ada testimoni yang dipublikasikan.
- Layanan terkait: layanan corporate gathering.
Alur Pelaksanaan di Balik Contoh Kasus
Foto hanya memperlihatkan satu hari. Pekerjaan sebenarnya terbentang lebih panjang, dan lima tahap berikut adalah kerangka yang dipakai Katun dalam menyusun program.
- Asesmen awal. HRD dan vendor membicarakan hambatan internal, misalnya koordinasi yang kaku atau kebutuhan penyegaran, sebelum rundown disentuh.
- Perancangan modul. kombinasi ice breaking, permainan inti, dan aktivitas adventure disusun menurut tujuan, bukan menurut paket yang paling populer.
- Perjalanan bersama. bagi rombongan yang berangkat dengan bus, perjalanan ke lokasi sudah menjadi ruang obrolan santai antarpeserta.
- Pelaksanaan di lapangan. instruktur memandu simulasi, menjaga keselamatan, dan mengarahkan dinamika kelompok.
- sesi debriefing di akhir mengajak peserta menghubungkan pengalaman permainan dengan situasi kerja sehari-hari, lalu menilai kepuasan dan kelancaran tim.

Bagaimana Memilih Contoh yang Relevan untuk Kebutuhan Perusahaan Anda?
Godaan terbesar saat melihat portofolio vendor adalah memilih yang fotonya paling mirip dengan bayangan kita. Padahal foto yang mirip belum tentu program yang cocok. Bandingkan hal-hal berikut.
- Tujuan kegiatan. apakah Anda mengejar komunikasi antardivisi, latihan kepemimpinan, penyegaran, atau apresiasi karyawan? Tujuan menentukan jenis permainan, bukan sebaliknya.
- Profil peserta. usia, kondisi fisik, dan komposisi rombongan memengaruhi aktivitas yang aman dan nyaman. Program untuk mahasiswa belum tentu pas untuk pegawai instansi dengan rentang usia lebar.
- halfday, fullday, dan dua hari satu malam memberi ruang yang berbeda untuk sesi refleksi.
- Tingkat aktivitas. paintball dan rafting menuntut kesiapan fisik lebih besar daripada permainan kelompok di lapangan rumput.
- Lokasi dan fasilitas. tanyakan akses, tempat berteduh, dan rencana cadangan bila cuaca berubah.
Jadi saat membuka portofolio vendor mana pun, termasuk milik kami, tanyakan juga apa peran vendor di lapangan, siapa yang memandu, dan bagaimana keselamatan dijaga.
Portofolio yang baik menjawab pertanyaan itu lewat teks, bukan hanya lewat foto. Program yang cocok untuk satu organisasi bisa dikembangkan sebagai contoh program team building berdasarkan tujuan, lalu disesuaikan lagi untuk perusahaan Anda.
Perbedaan Contoh Gathering dan Team Building
Dua istilah ini sering dipakai bergantian, padahal arahnya berbeda. Bila Anda ingin pembahasan lebih lengkap, baca juga perbedaan fun games dan team building. Berikut ringkasan berdasarkan contoh-contoh di atas.
- Team building. fokusnya kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Contoh di dokumentasi Katun antara lain kegiatan Dinas PU Sidoarjo dan Rajawali Group. Aktivitasnya biasanya berupa permainan inti, paintball, atau rafting, dengan sesi debriefing yang lebih terstruktur.
- Corporate gathering. fokusnya rekreasi, pelepasan penat, dan keakraban. Contohnya kegiatan Rajawali Group dan family gathering PT Indonesia Mapan Perkasa. Aktivitasnya cenderung permainan seru, hiburan, dan acara bersama, dengan refleksi yang lebih santai.
- Pelatihan yang dipadukan dengan outbound. fokusnya penambahan keahlian teknis sekaligus kebersamaan, seperti pada BUMDESMA Kraton Pasuruan. Sesi belajar dan sesi permainan sama-sama dievaluasi.
Satu kegiatan bisa memadukan ketiganya, dan banyak perusahaan memang melakukannya. Yang penting, Anda tahu mana yang menjadi tujuan utama. Untuk persiapan teknis acara, checklist persiapan corporate gathering bisa dipakai sebagai pegangan.
Baca juga:Pilih Program Outbound Perusahaan di Malang Sesuai Kebutuhan
Catatan tentang Data, Izin, dan Hasil
Kami membatasi isi halaman ini pada informasi yang terverifikasi di dokumentasi resmi: kategori klien, jenis aktivitas, dan lokasi.
Nama klien dan foto ditampilkan hanya berdasarkan izin, dan dokumentasi yang melibatkan anak sekolah diperlakukan lebih ketat. Beberapa foto lama juga belum beresolusi tinggi dan sedang disempurnakan.
Soal hasil, kami tidak menulis klaim seperti “meningkatkan teamwork secara signifikan” karena belum ada data terukur dari klien yang bisa dibuktikan.
Sebagai konteks umum, ada kajian literatur tentang pelaksanaan team building dan kinerja pegawai oleh Aninthya dan kawan-kawan (2024) di Jurnal Ilmiah Mandira Cendikia, yang membahas kaitan team building dengan kohesivitas dan kinerja tim. Kajian itu adalah bacaan latar, bukan ha[sil dari klien Katun.
Pertanyaan Umum
Apakah contoh program bisa disesuaikan?
Bisa, dan memang seharusnya begitu. Contoh program berfungsi sebagai gambaran alur dan ide kegiatan. Setiap perusahaan punya karakter dan tujuan berbeda, sehingga rundown, jenis permainan, dan lokasi disusun ulang secara custom.
Informasi apa yang diperlukan agar program serupa bisa dipertimbangkan?
Sampaikan perkiraan jumlah peserta, perkiraan tanggal atau bulan acara, durasi (halfday, fullday, atau dua hari satu malam), lokasi yang diinginkan, dan tujuan utama perusahaan. Dengan lima data itu, tim Katun bisa menyusun usulan awal.
Apakah lokasi pada portofolio selalu tersedia?
Tidak ada jaminan otomatis. Ketersediaan lokasi dan jadwal bergantung pada tanggal yang Anda pilih, sehingga perlu dikonfirmasi langsung dengan tim Katun saat konsultasi.
Apakah hasil kegiatan akan sama untuk semua kelompok?
Tidak. Hasil bergantung pada kebutuhan, kondisi peserta, dan keterlibatan mereka di lapangan. Hasil di satu organisasi tidak menjamin hasil yang identik di organisasi lain, dan itu sebabnya program disesuaikan.
Berapa jumlah peserta minimal untuk program seperti di portofolio?
Sebagian besar paket Katun untuk perusahaan, yaitu outbound, team building, gathering, paintball, offroad, dan camping, mensyaratkan minimal 20 peserta.
Bagaimana keselamatan dijaga pada paintball dan rafting?
Paintball memakai peralatan safety standar nasional seperti goggles, body protector, dan helm, dengan pendampingan instruktur dan operator. Rafting Sungai Brantas memakai pelampung dan didampingi guide serta tim rescue.
Konsultasikan Program untuk Kebutuhan Anda
Contoh di atas bukan paket yang tinggal dipesan, melainkan bahan diskusi. Bila Anda sedang menimbang program untuk tim, instansi, organisasi, atau sekolah, ceritakan dulu tujuan dan kondisinya. Dari sana kami bantu menyusun rancangan yang masuk akal, tanpa menjanjikan hasil yang sama seperti contoh kasus.
Katun Outbound Adventure berbasis di Kota Wisata Batu dan melayani Malang Raya serta 12 wilayah Jawa Timur. Hubungi tim konsultan lewat WhatsApp 082139619212 atau 082211221909, atau lihat dokumentasi terbaru di Instagram @katunoutboundadventure.
Silakan konsultasikan program untuk perusahaan Anda, sambil membawa data jumlah peserta, perkiraan waktu, durasi, lokasi, dan tujuan acara.



